Tampilkan postingan dengan label INTERNASIONAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INTERNASIONAL. Tampilkan semua postingan

List Ingin Pakai Jilbab Ke Kantor, Perempuan Australia Dipecat

Ingin Pakai Jilbab ke Kantor, Wanita Australia Dipecat
Seorang pekerja perempuan di kota Wollongong menuduh sebuah perusahaan akuntansi lokal memecat dirinya alasannya yakni ingin menggunakan jilbab ke daerah kerja.


Padahal perempuan itu, Mariam El Hassan (23), telah bekerja di perusahaan tersebut selama lima tahun.  
Kuasa aturan Miriam menyampaikan kliennya telah meminta izin kepada perusahaan tersebut  apakah beliau boleh mulai mengenakan jilbab ketika bekerja atas alasan agama. Namun, permohonannya itu ditolak.

Michelle Walsh dari kantor pengacara Turner Freeman menyampaikan Miriam El Hassan justru diberitahu untuk tidak tiba lagi ke kantor ketika beliau meminta izin untuk mengenakan jilbab.

"Dia libur satu hari untuk merayakan Hari Raya dan diminta untuk tiba bekerja,” kata Walsh.
"Meski demikian, beliau mendapatkan telepon dari resepsionis yang menyampaikan dirinya tidak dibolehkan masuk ke kantor ibarat itu, dan harus minta izin terlebih dahulu. Klien kami kemudian berkomunikasi lewat SMS dengan atasannya yang menyampaikan beliau tidak sanggup tiba ke kantor bila mengenakan jilbab, " ujar Michelle.

Masalah ini dibutuhkan sanggup simpulan sebelum diajukan ke Fair Work Australia untuk konsiliasi bulan depan.


Leave a Reply :

Sumber:kompas.com
READMORE
 

List Orangtuamu Bukan Barang Rongsokan


Orangtua yakni ayah dan ibu seorang anak, baik melalui hubungan biologis maupun sosial. Umumnya, orangtua mempunyai peranan yang sangat penting dalam membesarkan anak, dan panggilan ibu/ayah sanggup diberikan untuk perempuan/pria yang bukan orangtua kandung (biologis) dari seseorang yang mengisi peranan ini. Orangtua hal yang sangat berharga bagi anaknya tetapi berbeda dengan apa yang pernah dilakukan Di Jepang, dulu pernah ada tradisi membuang orang yang sudah bau tanah ke hutan. Mereka yang dibuang yakni orang bau tanah yang sudah tidak berdaya, sehingga tidak memberatkan kehidupan anak-anaknya.

Pada suatu hari, ada seorang perjaka yang berniat membuang ibunya ke hutan. Karena si Ibu telah lumpuh dan agak pikun. Si perjaka tampak bergegas menyusuri hutan sambil menggendong ibunya. Si Ibu yang kelihatan tak berdaya, berusaha menggapai setiap ranting pohon yang sanggup diraihnya kemudian mematahkannya dan menaburkannya di sepanjang jalan yang mereka lalui.
Sesampai di dalam hutan yang sangat lebat, si anak menurunkan Ibu tersebut dan mengucapkan kata perpisahan sambil berusaha menahan duka sebab ternyata beliau tidak menyangka tega melaksanakan perbuatan ini terhadap Ibunya.
Justru si Ibu yang tampak tegar. Dalam senyumnya, beliau berkata, 'Anakku, Ibu sangat menyayangimu. Sejak kamu kecil hingga dewasa, Ibu selalu merawatmu dengan segenap cintaku. Bahkan hingga hari ini, rasa sayangku tidak berkurang sedikitpun. Tadi Ibu sudah menandai sepanjang jalan yang kita lalui dengan ranting-ranting kayu. Ibu takut kamu tersesat. Ikutilah tanda itu biar kamu selamat hingga di rumah".

Setelah mendengar kata-kata tersebut, si anak menangis dengan sangat keras. Kemudian eksklusif memeluk ibunya dan kembali menggendongnya untuk membawa si Ibu pulang ke rumah. Pemuda tersebut hasilnya merawat Ibu yang sangat mengasihinya hingga Ibunya meninggal.
 "Orangtua" bukan barang rongsokan yang sanggup dibuang atau diabaikan sehabis terlihat tidak berdaya. Karena pada ketika engkau Sukses atau ketika engkau dalam keadaan Susah, hanya 'orangtua' yang mengerti kita dan bathinnya akan menderita kalau kita susah.
"Orangtua" kita tidak pernah meninggalkan kita, bagaimanapun keadaan kita. Walaupun kita pernah kurang bimbing kepada orangtua. Namun Bapak dan Ibu kita akan tetap mengasihi kita, maka dari itu hormatilah kedua orangtuamu dan kasihilah mereka sebab mereka tidak pernah menyimpan sedikitpun benci kepada anaknya sendiri.
Karena Orangtualah yang melahirkan kita dan merawat hingga menjadi orang yang mempunyai kegunaan kelaknya jangan perlakukan orangtuamu menyerupai barang rongsokan yang pernah dilakukan di Jepang.


I Love You, My Parents.....
READMORE